Optimalkan fungsi perbankan dalam perekonomian keluarga

Optimalkan Fungsi Perbankan untuk Perekonomian Keluarga

Pay Day SHSG. – Masalah keungan dalam keluarga memang menjadi suatu hal yang sangat penting untuk dibahas. Pasalnya jika tidak dihadapi dan diatasi dengan baik maka sudah pasti akan selalu timbul masalah-masalah baru dalam perekonomian keluarga. Anda perlu memperhatikan masalah ini agar tidak berlarut-larut dan mengganggu harmonisasi dalam rumah tangga Anda. untuk membantu masalah perekonomian yang Anda miliki kini Anda dapat memanfaatkan yang namanya fungsi perbankan. Saat ini di Indonesia sendiri ada banyak bank yang dapat membantu Anda untuk megatur keuanagan dalam keluarga dengan baik dan benar. Baik itu bank negara sampai bank lokal yang lebih mudah Anda temui ditempat Anda dimanapun Anda berada.

Namun tidak semua orang tahu bagaimana cara yang dapat Anda lakukan untuk bisa mengoptimalkan fungsi perbankan untuk perekonomian dalam keluarga Anda. Tidak perlu khawatir di sini kami akan membantu Anda untuk lebih memahami apa saja fungsi perbankan dan bagaimana cara mengoptimalkannya. Silahkan langsung saja simak pemabahasannya di bawah ini.

  1. Sebagai Media Menyimpan Uang Dengan Aman

Anda harus tahu bahwa fungsi utama sebuah bank adalah sebagai media paling aman untuk menyimpan uang yang Anda miliki. Anda dapat menabung pada suatu perbankan dengan jumlah berapapun yang Anda inginkan. Hal ini sangat membantu Anda untuk menyimpan uang pada tempat yang aman. Jauh lebih aman jika dibandingkan Anda harus menyimpan didalam rumah Anda. Selain lebih rentan lupa meletakkannya dimana hal ini juga dapat hilang sewaktu ada orang yang tidak bertanggung jawab mengambilnya dari Anda. Sedangkan jika Anda menabung dengan menggunakan jasa perbankan maka uang yang Anda simpan tidak akan berkurang jumlahnya dan akan aman dari jangkauan orang yang tidak bertanggung jawab atau pencuri.

  1. Sebagai Media Penyimpanan Dana Dalam Jangka Waktu Panjang

Anda harus tahu bahwa menyimpan dana untuk jangka waktu yang panjang adalah salah satu strategi yang dapat Anda lakukan untuk investasi dimasa yang akan datang. Menyimpan dana dalam waktu yang panjang dapat Anda lakukan untuk keperluan sekolah anak Anda. Bisa juga untuk simpanan masa tua dan lain sebagainya. Perbankan menyediakan berbagai macam penyimpanan yang dapat Anda lakukan untuk masa yang panjang. Anda bisa mengoptimalkan hal ini untuk ikut serta dalam menyiapkan dana besar dimasa yang akan datang. Sehingga jaminan sekolah anak ataupun jaminan untuk tabungan masa tua Anda lebih jelas dan lebih ringan jika dikumpulkan mulai dari sekarang.

  1. Sebagai Pemberi Kredit

Anda pasti mengenal yang namanya kartu kredit. Kartu kredit memudahkan Anda untuk membeli barang apa saja yang Anda inginkan dengan cicilan yang dapat Anda bayarkan setelah membeli barang tersebut. Cicilan yang dimaksud tentu saja akan menjadi hutang Anda. Kartu ini akan sangat berguna disaat genting bagi Anda yang benar-benar membutuhkan dana disaat yang tepat. Namun demikian jika memang tidak butuh sebaiknya Anda menekan pembelian dengan menggunakan kartu kredit. Pasalnya hal ini sama dengan Anda menumpuk hutang yang semakin banyak. Kedepannya akan ada banyak tagihan yang harus Anda bayarkan. Jadi pakailah kartu kredit dengan seperlunya saja.

  1. Sebagai Peminjaman Dana Untuk Modal Usaha

Bagi Anda yang memiliki keinginan untuk membuka suatu usaha, namun tidak memiliki modal maka perbankan juga dapat Anda andalkan. Buat rencana kerja Anda sejelas dan serinci mungkin lalu ajukan dengan pihak perbankan. Jika memang usaha Anda tersebut dipandang pantas dan memang memiliki pelauang yang besar maka tidak menutup kemungkinan jika nantinya akan ada perbankan yang siap untuk membantu Anda meminjamkan modal. Sebagai imbalannya nanti Anda harus menyicil dan membayar tagihan hutang yang Anda pinjam pada bank setiap bulannya. Hal ini tidak akan masalah selama bisnis yang Anda bangun sudah berjalan dan berkembang dengan baik. Anda bisa dengan mudah mengembalikan modal yang Anda pinjam dari pihak perbankan tersebut secepatnya.

  1. Memudahkan Transaksi Belanja

Saat ini ada banyak perbankan yang bekerja sama dengan pusat perbelanjaan tertentu baik itu online maupun offline. Anda dapat melakukan transaksi belanja lebih mudah dengan adanya kerja sama ini. Hanya dengan membawa kartu ATM atau kartu kredit maka Anda sudah bisa membayar apapun pengeluaran yang Anda lakukan. Anda tidak lagi perlu memegang uang tunai kemana-mana dalam jumlah yang besar saat ingin berbelanja. Satu kartu saja sudah cukup untuk menemani transaksi pada situs judi poker online Anda menjadi lebih mudah dan simpel. Dengan demikian Anda bisa berbelanja dimanapun dan kapanpun Anda inginkan menjadi lebih mudah dan aman.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan untuk Anda yang ingin menggunakan jasa perbankan untuk mengatasi masalah perekonomian yang mungkin Anda hadapi saat ini bersama pasangan. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda.

Bingung Mengatur Finansial Keluarga? Begini Tipsnya

Bingung Mengatur Finansial Keluarga? Begini Tipsnya

Pay Day SHSG. – Membangun keluarga baru bukanlah suatu hal yang mudah. Awalnya Anda hanya memikirkan kebutuhan untuk diri sendiri kini Anda harus mencukupi kebutuhan berdua. Awalnya Anda hanya perlu mencukupi gajih yang Anda miliki untuk Anda sendiri, kini harus dibagi berdua. Hal ini membuat pengeluaran yang Anda butuhkan sudah pasti lebih besar dari yang sebelumnya. Jika tidak pandai dalam mengantisipasi hal ini dengan baik dan benar maka yang terjadi adalah perdebatan panjang antara Anda dan pasangan. Masalah finansial ini adalah paling berat yang dihadapi oleh kedua orang yang baru membangun rumah tangga.

Tidak perlu khawatir atau bingun untuk Anda yang belum mengetahui bagaimana cara mengatur finansial keluarga yang paling tepat. Pada kesempatan kali ini kami akan membantu Anda untuk mengetahui apa saja hal yang perlu Anda lakukan untuk bisa mengatur keuangan dengan baik dan benar sebelum terjadi suatu hal yang tidak diinginkan. Langsung saja silahkan simak pembahasannya yang akan dibahas di bawah ini.

  1. Menghitung Pendapatan Antara Anda Dan Pasangan

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menghitung pendapat dari Agen Judi yang dimiliki oleh Anda dan juga pasangan Anda. Hal ini dapat Anda lakukan jika memang Anda dan pasangan sama-sama bekerja dan memiliki pendapatan yang berbeda-beda. Sebelum mulai mengatur hal ini maka terlebih dahulu Anda harus menggabungkan informasi mengenai pendapatan itu tadi untuk mengetahui berapa banyak pemasukan yang keluarga Anda dapatkan setiap bulannya. Lalu setelah itu barulah Anda dapat mengatur berapa banyak jumlah batas pengeluaran yang boleh Anda dan pasangan Anda lakukan. Hal ini perlu dibicarakan berdua dengan situasi yang santai dan damai demi mendapatkan kesepakatan bersama.

  1. Memperkirakan Pengeluaran Bulanan

Setelah mengetahui jumlah pendapatan yang dapat Anda dan pasanagan kumpulkan setiap bulannya, maka hal selanjutnya yang perlu Anda bicarakan adalah memperkirakan berapa jumlah pengeluaran wajib yang dilakukan untuk kebutuhan setiap bulannya. Kebutuhan yang dimaksuda adalah belanja bulanan untuk makan dan juga keperluan lainnya. Hal ini perlu diperhitungkan dengan baik. Anda juga boleh mematok harga yang sesuai berapa jumlah uang yang digunakan untuk makan sehari-hari. Lalu kalikan jumlah tersebut dalam 30 hari kedepan selama sebulan. Jika ada dari Anda berdua yang tidak makan siang dirumah maka perhitungkan pula hal tersebut agar tidak terjadi pengeluaran yang tidak terduga setiap harinya.

  1. Membatasi Belanja Barang Tidak Perlu

Selain memperhitungkan berapa banyak jumlah dana yang Anda khususkan untuk makan selama sebulan Anda dan pasangan juga harus selalu mengingatkan untuk tidak membeli barang yang tidak diperlukan. Mulailah berpikir untuk mengedepankan kebutuhan dibandingkan dengan keinginan. Keinginan Anda terhadap suatu barang belum tentu Anda butuhkan, namun barang yang memang Anda butuhkan sudah pasti Anda ingin memilikinya. Untuk mengatasi adanya pengeluaran yang tidak perlu ini sebaiknya Anda membuat target setiap bulannya barang apa yang Anda butuhkan dalam rumah dan harus Anda beli. Lakukan pembelian barang yang Anda butuhkan tersebut pada saat memang uang yang Anda miliki sudah cukup. Jika belum cukup maka sebaiknya uang tersebut disisihkan terlebih dahulu dan menunggu hingga cukup untuk bisa membeli barang yang Anda butuhkan tersebut.

  1. Membatasi Makan Diluar Rumah

Satu lagi kebiasaan yang mungkin sering Anda lakukan pada saat masih sendiri adalah kebiasaan makan diluar rumah. Kebisaan ini harus Anda kurangi sebaik mungkin. Lebih baik Anda memasak dirumah dibandingkan harus selalu membeli makanan dari luar rumah. Selain lebih boros Anda juga tidak dapat mengontrol secara langsung apakah makanan tersebut sehat atau tidak untuk tubuh. Jika memang tidak dapat diupayakan untuk makan siang dirumah maka Anda dapat membatasi pengeluaran untuk makan pagi dan malam dirumah bersama dengan pasangan Anda. Selain lebih hemat hal ini juga dapat semakin meningkatkan harmonisasi dalam hubungan rumah tangga Anda.

  1. Menyiapkan Dana Yang Tidak Terduga

Satu hal lagi yang tidak kalah penting untuk Anda dan pasangan siapkan adalah pengeluaran untuk dana yang tidak terduga. Anda harus tetap menyisihkan dana untuk disimpan dan nantinya dibutuhkan pada saat yang tidak terduga. Jangan sampai hal ini Anda lupakan, akibatnya nanti pada saat ada hal yang tidak Anda duga sebelumnya terjadi dan Anda tidak memegang dana sama sekali akan menjadi bumerang bagi Anda dan pasangan. Jadi sebelum hal ini menimpa Anda maka selalu sisihkan dana tidak terduga disetiap bulannya. Sehingga Anda tidak perlu khawatir untuk kekurangan atau kehabisan dana.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan untuk Anda yang ingin mengetahui bagaimana cara mengatur keadaan finansial kelaurga yang paling tepat untuk dua orang yang baru mulai berkuarga. Semoga bermanfaat untuk Anda yang membutuhkan informasi ini.

Cara Mengelola Finansial Keluarga Dengan Gaji Yang Kecil

Cara Mengelola Finansial Keluarga Dengan Gaji Yang Kecil

Pay Day SHSG. – Keluarga merupakan sebuah ikatan yang paling erat. Karna satu-satunya orang yang tidak akan meninggalkanmu adalah keluarga. Istilah ini terbukti kebenarannya. Oleh sebab itu maka akan lebih baik jika keluarga mampu menjaga keharmonisannya. Salah satu hal yang bisa mengakibatkan keluarga menjadi tidak harmonis yaitu dikarenakan finansial yang tidak tercukupi.

Tak sedikit banyak terjadi selisih pendapat mengenai hal ini. Melihat kejadian tersebut maka penting kiranya bagi anda untuk mengetahui bagaimana cara mengelola finansial keluarga, terutama bagi keluarga yang memiliki gaji kecil. Untuk informasi yang lebih lengkapnya lagi, anda bisa menyimak informasi dibawah ini.

  1. Mengedepankan Tagihan Dan Kredit

Cara mengelola finansial keluarga dengan gaji yang kecil pertama yaitu dengan mengedepankan segala tagihan maupun kredit. Sejatinya rumah tangga manapun tentu akan mendapatkan sebuah keharusan membayar tagihab setiap bulannya. Tagihan tersebut bisa berupa cicilan yang harus dilunasi, maupun tagihan-tagihan lainnya yang teriak ingin segera dibayar. Jika anda ingin  mengelola finansial yang anda miliki, maka wajib kiranya untuk mengedepankan tagihan dan juga kredit pada setiap awal bulan untuk dilakukan pembayaran. Meskipun terkesan sangat tidak penting, namun anda wajib memahami jika hal ini sangat berdampak pada finansial yang keluarga anda miliki.

  1. Membuat Daftar Belanja Bulanan

Selain dengan mengedepankan tagihan dan kredit, cara mengelola finansial selanjutnya yaitu dengan membuat sebuah daftar belanja. Seperti yang sudah anda ketahui bahwasanya setiap bulan tentu ada beberapa barang-barang penting yang harus dibeli oleh rumah tangga untuk menunjang kehidupannya selama 1 bulan kedepan. Oleh sebab itu maka membuat sebuah daftar belanja bulanan menjadi hal yang wajib untuk dilakukan. Karena bagaimanapun juga membuat daftar belanja bulanan bisa menghentikan keinginan para ibu khususnya dalam membeli barang-barang yang sebenaarnya tidak terlalu penting. Nah dengan adanya daftar ini juga membuat anda menjadi terfokus pada daftar belanjaan yang tertera saja, tidak membayangkan membeli barang-barang lainnya.

  1. Menyisihkan Dana Untuk Ditabung

Cara mengelola finansial selanjutnya yaitu dengan menyisihkan dana untuk ditabung. Tentu anda sepakat jika menabung merupakan hal yang amat sangat penting. Karena dengan menabung anda bisa merencanakan akhir tahun anda untuk berlibur dengan keluarga kesayangan anda. Jika tidak dengan menabung dan hanya mengandalkan gaji dalam satu waktu saja tentu itu tidak akan cukup untuk berpergian selama liburan. Namun akan berbeda jika anda menyisihkan dana atau gaji anda untuk ditabung. Semakin lama menabung maka semakin banyak isinya. Kemudian tabungan tersebut bisa digunakan untuk liburan bersama keluarga kesayangan dan juga untuk bermain Judi Poker Online. Sangat menggiurkan bukan? Maka mulai dari sekarang segera biasakan kebiasaan menabung dirumah anda.

  1. Menyisihkan Dana Untuk Keperluan Yang Tidak Terduga

Selain menyisihkan dan untuk menabung, anda juga perlu menyisihkan dana yang anda miliki tersebut untuk mengisi keperluan yang sejatinya tidak terduga. Sebagai manusia yan hidup, anda tentu tidak bisa memprediksi sebanyak apa kebutuhan yang diperlukan. Bisa saja ada keperluan yang tak terduga dan itu sangat mendadak, jika anda tidak memiliki saving dana hal ini tentu seperti bumerang yang sangat sulit untuk dipecahkan. Akan tetapi berbeda jika anda memang sudah menyiapkan segala sesuatu keperluan yang digunakan untuk beberapa kasus dan kejadian-kejadian yang tak terduga. Kejadian tersebut misalnya adalah seperti anggota keluarga yang tiba-tiba sakit dan haru dirawat, atau anggota keluarga yang kecelakaan dan masih banyak contoh konkrit lainnya.

  1. Mengontrol Pembelian Barang Yang Tidak Perlu

Cara untuk mengelola finansial yang terakhir yaitu dengan mengontrol pembelian barang yang tidak perlu. Mengontrol pembelian barang yang tidak perlu ini perlu kiranya sangat ditindak lanjuti secara tegas dan akurat, terlebih jika anda merupakan salah satu keluarga yang tidak terlalu memikirkan aturan-aturan yang berlebihan. Mengapa hal ini kemudian menjadi penting? Alasannya sederhana karena jika seorang keluarga tidak mampu mengatur pembelian barang apa yang perlu dan tidak perlu akan membuat kebutuhan finansial menjadi semakin kebawah. Bagaimana mungkin keluarga bisa menjadi baik finansialnya jika mengontrol pembelian barang saja tidak bisa dilakukan bukan? Oleh karenanya wajib untuk mengontrol pembelian barang yang tidak perlu agar menjadi lebih baik lagi finansial pada keluarga.

Demikian tadi berbagai informasi yang bisa kami bagikan untuk anda menganai cara mengelola finansial keluarga dengan gaji yang kecil. Semoga apa yang sudah kami sampaika tadi bisa anda jadikan sebagai refrensi tambahan sebelum hendak mengelola keuangan. Terkhususkan bagi keluarga kecil yang belum memiliki penghasilan stabil atau bisa digolongkan menjadi keluarga dengan gaji yang  kecil. Untuk itu selamat mencoba bagi anda yang ingin memperoleh finansial yang lebih baik lagi. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

Inilah Kesalahan Dalam Mengelola Ekonomi Keluarga Yang Sering Diabaikan

Inilah Kesalahan Dalam Mengelola Ekonomi Keluarga Yang Sering Diabaikan

Pay Day SHSG. – Mengelola keuangan agar bisa terlaksana dengan baik perlu adanya kesesesuaian dan pemahaman yang cukup mengenai hal tersebut, jika tidak maka tidak menutup kemungkinan bisa mengakibatkan perekonomian keluarga menjadi terganggu. Namun meskipun demikian, dalam prosesnya ketika hendak mengatur perekonomaian tersebut tidak selamanya berjalan dengan mulus. Kadang kala terdapat beberapa kesalahan yang sering diabaikan oleh para keluarga dalam mengatur keuangan. Diantara banyaknya kesalahan tersebut, berikut ini beberapa kesalahan dalam mengelola ekonomi keluarga yang sering diabaikan. Semoga setelah mengetahui hal ini kemudian Anda tidak lagi mengabaikan kesalahan tersebut. Untuk informasi lebih jelas simak informasi dibawah ini.

  1. Tidak Membuat Rencana Belanja Bulanan

Kesalahan yang pertama dalam mengelola ekonomi keluarga yang sering diabaikan yang pertama yaitu karena tidak membuat rencana belanja bulanan. Hal ini merupakan kesalahan yang cukup fatal. Mengingat daftar belanja atau rencana belanja bulanan itu merupakan sebuah data yang bisa membuat keluarga menjadi teratur dalam pengeluaran serta bisa dijadikan sebagai pengerem belanja beberapa hal yang sejatinya tidak terlalu penting untuk dibelanjakan. Oleh sebab itu maka jangan sekali-kali melakukan kesalahan yang satu ini. Yaitu kesalahan karena tidak membuat rencana belanja bulanan yang sebaiknya tidak untuk dilakukan.

  1. Tidak Mencatat Pengeluaran Dan Pemasukan

Kesalahan yang selanjutnya yaitu tidak mencatat setiap pengeluaran dan pemasukan. Mencatat pengeluaran maupun pemasukan merupakan sebuah upaya yang dilakukan seseorang untuk menghindari kehilangan uang yang tidak tahu kemana arahnya. Oleh sebab itu dengan mencatat semua pengeluaran dan pemasukan ini bisa memudahkan dalam mengetahui kemana arah uang keluar dan masuk. Lalu bagaimana jika sebuah keluarga tidak mencatat pengeluaran serta pemasukan tersebut? Sudah bisa dipastikan bukan bahwa hal ini akan berdampak pada keuangan atau perekonomian keluarga itu sendiri. Oleh sebab itu maka akan lebih baik jika Anda tidak melakukan kesalahan yang satu ini terutama bagi Anda yang memang ingin mengatur perekonomian keluarga untuk menjadi lebih baik lagi.

  1. Membeli Barang Yang Sebenarnya Tidak Terlalu Penting

Selain kedua hal yang sudah disebutkan tadi, kesalahan dalam mengatur ekonomi keluarga selanjutnya adalah keluarga yang sering membeli barang-barang yang sebenarnya tidak terlalu penting untuk dibeli. Kebiasaan membeli barang yang tidak terlalu penting jika dibiarkan begitu saja akan berdampak pada gaya hidup. Lalu apabila terjadi secara terus menerus bisa berakibat sangat fatal karena bisa dengan mudah menghabiskan dana untuk hal-hal yang sejatinya tidak perlu dibeli seperti bermain Situs Judi. Hal ini akan membuat perekonomian keluarga menjadi kacau dan tak terkendali. Oleh sebab itu maka Anda tidak diperkenankan untuk melakukan kesalahan sejanis ini, dari pada uang tersebut dibelanjakan untuk hal-hal yang tidak terlalu penting akan lebih baik jika digunakan untuk hal yang lebih penting lainnya.

  1. Sering Menghamburkan Uang

Kesalahan selanjutnya yaitu sering menghamburkan uang. Dari segala kesalahan yang pernah dilakukan, kesalahan dalam mengelola ekonomi kelurga, maka sering menghamburkan uang merupakan kesalahan yang cukup fatal jika dibiarkan begitu saja. Jika membeli barang yang tidak terlalu penting saja tidak baik untuk ekonomi keluarga, apalagi jika sering mengahmburkan uang. Menghamburkan uang yang dimaksud dalam hal ini yaitu meneraktir kawan kantor, membeli barang-barang mahal, mengikuti fashion kekinian dan lain sebagainya. Menghamburkan uang seperti ini tidak hanya akan membuat ekonomi menjadi tak terkendali, namun bisa membuat ekonomi keluarga diambang kehancuran. Terlebih jika perekonomian keluarga tersebut sedang tidak stabil. Oleh karenanya bagi Anda yang ingin mendapatkan hasil yang maksimal jangan sesekali mencoba untuk menghamburkan uang dengan melakukan hal-hal yang diluar kemampuan Anda.

  1. Membiarkan Tagihan Semakin Menumpuk

Dari sekian banyak uraian tadi, tentu Anda sudah bisa menyimpulkan bukan bagaimana kesalahan-kesalahan yang sejatinya tidak baik untuk Anda lakukan. Selain itu untuk menutup pembahasan kita pada kesempatan kali ini. Kesalahan dalam mengelola ekonomi keluarga yang terakhir yaitu dengan membiarkan tagihan-tagijan menjadi semakin menumpuk. Kesalahan ini merupakan sebuah kesalahan yang cukup fatal, membayar tagihan setiap bulannya saja sudah cukup berat, apalagi jika tagihan tersebut sengaja dipupuk menjadi lebih banyak tentu akan amat sangat sulit untuk membayarnya. Oleh sebab itu Anda sebaiknya mendahulukan pembayaran tagihan setiap bulannya. Jangan mengabaikan tagihan-tagihan tersebut, jika sampai menumpuk bagaimana cara Anda melunasinya bukan?

Demikian tadi berbagai informasi yang bisa kami bagikan untuk Anda mengenai Inilah kesalahan dalam mengelola ekonomi keluarga yang sering diabaikan. Semoga setelah mendapatkan informasi yang kami bagikan tadi, pola pikir Anda semakin terbuka sehingga tidak akan melakukan berbagai kesalahan yang sudah dipaparkan tadi. Untuk mengelola ekonomi keluarga bukan sebuah hal yang mudah, namun bukan pula sesuatu yang tidak mungkin untuk dilakukan. Atur ekonomi keluarga Anda sekarang juga dan pastikan tidak melakukan kesalahan apapun.

 

Langkah Jitu Dalam Mengatur Ekonomi Keluarga Kecil

Pay Day SHSG. – Memiliki keluarga tentu diiringi dengan tanggung jawab dibelakangnya. Mungkin terkesan mudah dan semua orang bisa melakukannya. Namun kenyataanya didalam keluarga sering terjadi beberapa perdebatan mengenai penghasilan. Tak sedikit pasangan suami isteri yang selisih paham mengenai perekonomian.

Agar meminimalisir kejadian-kejadian tersebut maka Anda perlu pemahaman yang matang mengenai cara mengatur keuangan dengan baik, apakah Anda mengetahui caranya? Jika tidak berikut akan kami sajikan untuk Anda mengenai langkah jitu dalam mengatur ekonomi keluarga kecil yang sekiranya perlu untuk Anda ketahui. Penasaran? Simak informasinya berikut ini.

  1. Dengan Membuat Daftar Belanja Bulanan

Langkah jitu dalam mengatur ekonomi keluarga yang pertama yaitu dengan membuat daftar belanja bulanan. Setiap keluarga tentu akan ada yang namanya kebutuhan baik itu makanan dan lain sebagainya. Agar lebih menghemat dan teratur, maka Anda perlu membuat sebauh daftar belanja bulanan. Dengan adanya daftar belanja seperti ini, Anda akan mengetahui dengan pasti mana barang atau belanjaan yang harus Anda beli setiap bulannya. Jika pada catatan belanja bulanan Anda ternyata masih, maka bisa dicoret dari daftar belanja bulanan tersebut. Pada intinya, langkah ini merupakan sebuah langkah jitu dalam mengelola perekonomian keluarga agar menjadi lebih baik lagi.

  1. Dengan Mencatat Semua Pengeluaran Dan Pemasukan

Apabila Anda sudah membuat daftar belanja bulanan, dan selalu menerapkan hal tersebut. Maka selanjutnya Anda juga perlu untuk melakukan pencatatan semua pengeluaran maupun pemasukan yang Anda terima dan keluarkan setiap bulannya. Dengan pemahaman tersebut maka Anda akan mengetahui dengan pasti seberapa banyak pengeluaran yang Anda keluarkan selama satu bulannya, dan seberapa banyak pemasukan yang Anda dapatkan pada satu bulan. Hal ini bisa Anda jadikan sebuah langkah jitu dalam upaya mengatur perekonomian. Tidak akan ada lagi perselisihan yang terjdi anatar Anda dan pasangan ketika semua pengeluaran dan pemasukan jelas arahnya kemana. Oleh sebab itu hal ini menjadi salah satu hal yang penting untuk menjaga stabilitas keuangan anda.

  1. Dengan Mendahulukan Semua Tagihan

Selain melakukan kedua hal tersebut. Hal lainnya yang perlu Anda lakukan selanjutnya yaitu dengan mendahulukan semua tagihan. Setiap keluarga tentu maau tidak mau akan ada tagihan-tagihan wajib yang perlu dibayar setiap bulannya. Tagihan-tagihan tersebut bisa berupa cicilan rumah, kredit barang tertentu, biaya sekolah anak, tagihan listrik, air dan masih banyak tagihan lainnya. Untuk menjaga ekonomi keluarga agar tetap stabil dan imbang, maka Anda perlu mendahulukan semua tagihan-tagihan tersebut. Jangan mengabaikan tagihan-tagihan, karena jika dibiarkan akan semakin menumpuk tagihannya. Hal ini tentu bukan sebuah langkah yang terbaik, terlebih jika harus melunasi tagihan yang menumpuk tentu akan sangat melelahkan bukan.

  1. Menghindari Makan Diluar Rumah

Langkah selanjutnya sebagai upaya untuk mengatur ekonomi keluarga kecil selanjutnya yaitu dengan menghindari makan diluar rumah. Kadang kala karena malas masak, atau karena ingin terlihat lebih dari pada orang lain, terdapat keluarga yang sering foya-foya terlebih jika setelah gaji didapatkan. Tahukah Anda hal ini bisa sangat membahayakan, terlebih bagi mereka yang masih menjadi keluarga baru dan perekonomian belum stabil. Oleh sebab itu maka dari pada uang tersebut digunakan untuk makan diluar akan lebih baik jika digunakan untuk hal yang lebih penting lainnya. Misalnya untuk biaya pendidikan anak, atau biaya lainnya yang memang sedang dibutuhkan pada saat itu. Jangan salah kaprah dalam penggunaan uang yang dimiliki, karena kesalahan kecil bisa berdampak besar didalam keluarga kecil Anda.

  1. Menghindari Membeli Barang-Barang Yang Tidak Terlalu Penting

Selain menghindari makan diluar rumah, Anda juga perlu menghindari membeli barang-barang yang tidak terlalu penting. Serta menggunakan Uang anda untuk hal yang tidak penting seperti bermain Domino QQ. Hal ini merupakan sebuah lagkah jitu yang bisa dilakukan oleh keluarga untuk menjaga serta mengatur ekonomi keluarga kecil dengan semaksimal mungkin. Karena hal yang paling membuat perekonomian menjadi tak terkendali adalah kebiaaan membeli barang yang tidak terlalu penting.

Bagaimana  contoh barang yang tidak terlalu penting tersebut? Misalnya membeli tas, baju, sepatu terbaru. Padahal ketiga hal tersebut Anda sudah memilikinya. Lalu mengapa membelinya lagi? Maka ketiga hal tersebut digolongkan sebagai barang-barang yang sejatinya tidak terlalu penting sehingga akan lebih baik jika tidak diterapkan kebiasaan tersebut pada diri Anda pribadi.

Demikian tadi berbagai informasi yang bisa kami bagikan untuk Anda mengenai lanhgkah jitu dalam mengatur ekonomi keluarga kecil. Semoga setelah penjelasan dari kami tadi bisa membuat Anda menjadi terbuka pemikirannya untuk tidak melakukan hal tersebut yang sekiranya bisa membuat perekonomian menjadi tidak stabil. Ingat bagi Anda yan baru memulai rumah tangga, akan ada banyak persoalan dan permasalahan yang menguji keluarga kecil Anda. Namun Anda tetap harus bangkit dan mencari solusi yang terbaik. Semoga bermanfat.

Cara Mudah Mengatur Keuangan Bagi Wirausaha

Cara Mudah Mengatur Keuangan Bagi Wirausaha

Cara Mudah Mengatur Keuangan Bagi Wirausaha

Pay Day SHSG. – Mengatur Keuangan Dalam Berbisnis melalui Wirausaha mandiri dapat dilakukan sebagai terobosan baru untuk mengatur keuangan yang awalnya cuma berasal dari pekerjaan utama. Seseorang yang bekerja sebagai karyawan atau pegawai baik swasta maupun negara bisa memulai usahanya sendiri dengan bermodalan yang berasal dari hasil pekerjaan utamanya.

Sebagai calon pengusaha yang sukses perlu tambahan ilmu agar tidak mengalami kegagalan di awal usaha. kebutuhan akan modal dalam mengawali usaha juga cukup penting, tetapi bukan sesuatu yang utama. modal bisa diperoleh dari tabungan pribadi, bisa juga dari pinjaman. Kendala jumlah modal harapanya jangan sampai menjadi suatu masalah yang menghambat dalam merintis usaha baru.

Sedangkan bagi yang sedang berada dalam langkah awal memulai usaha, perlu dilakukan pengaturan keuangan yang disiplin agar bisa diketahui sejauh mana efektivitas penggunaan modal serta tingkat omzet penjualan.

Usaha dengan modal kecil bisa jadi memiliki omzet besar jika kegiatan usaha benar-benar digeluti dengan baik, termasuk dalam hal pengaturan dan pengelolaan keuangan di dalamnya. Ada beberapa tips tentang cara mengatur keuangan dalam berwirausaha, terutama bagi mereka yang baru saja berposisi sebagai calon pengusaha atau pengusaha baru.

  • 1. Mengatur modal dan sumber daya

Modal bisa berupa uang atau selain uang. Untuk memulai usaha, ketersediaan modal memang sangat diperlukan. Modal uang biasanya digunakan untuk membeli bahan baku dan peralatan yang dibutuhkan untuk berjalannya usaha.

Kebutuhan akan modal memang lebih baik diambil dari modal sendiri agar tidak ada risiko berutang kepada pihak lain. Namun jika memang dirasa sangat penting, maka bisa diambil jalan meminjam dari pihak lain, bisa keluarga, teman, bank.

Untuk modal selain uang biasanya berhubungan dengan ilmu atau pengetahuan sebagai dasar-dasar bisnis. Selain itu sumber daya yang penting dalam menjalankan usaha adalah kemampuan dalam hal menjual atau mempromosikan produk yang akan dilempar ke pasaran. Tanpa hal ini, roda usaha tidak akan berputar.

  • 2. Memisahkan uang bisnis dan pribadi

Pemilik usaha juga berperan sebagai pekerja dalam usaha yang dijalankan. Oleh karena itu, pemilik usaha tetap harus memberikan alokasi keuntungan untuk menggaji dirinya sendiri. Dengan sistem seperti ini maka pelaku usaha hanya akan membelanjakan uang dari gajinya saja untuk urusan pribadi. Besar kecilnya gaji untuk pemilik usaha tergantung keuntungan usaha.

  • 3. Membangun dana darurat

Sebelum memulai bisnis, calon pengusaha hendaknya memiliki cadangan dana darurat, jika sewaktu-waktu ada hal-hal yang tidak diinginkan dalam usaha datang, contoh yang terburuk adalah kegagalan. Hal ini penting untuk memastikan tidak semua aset yang dimiliki terikat dalam bisnis. Jika ada kegagalan, maka masih ada dana talangan untuk menjalani kehidupan berikutnya.

  • 4. Mengelola arus kas

Sangat penting untuk punya rencana keuangan sehingga tidak kehabisan uang tunai dan harus menutup bisnis. Catatan keluar masuk uang secara riil. Isinya hanya catatan uang keluar dan masuk dari berbagai pos.

Catatan keuangan bisnis yang terpisah seperti ini dimaksudkan agar keuangan usaha dapat dengan mudah terpantau dan tercatat rapi sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Selain itu, pemilik usaha akan tahu jelas seberapa besar aset usaha yang dimilikinya, seberapa besar keuntungan dan lain sebagainya, sehingga tahu perkembangan usaha yang didirikannya.

  • 5. Komitmen dan disiplin

Hal penting agar usaha dan mengelola keuangan tersebut bisa berjalan adalah komitmen dan disiplin. Ini berhubungan dengan etos kerja, dan komitmen dalam menjalankan konsep keuangan usaha.

  • 6. Memulai usaha

Jika semuanya bisa dilakukan, maka pengelolaan keuangan berarti bisa berjalan sebagaimana mestinya. Meskipun bukan jaminan utama bisnis akan sukses dan berhasil, namun setidaknya sudah dikelola dengan baik, demi berjalannya usaha menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.